Kepada Engkau Yang Tak Bisa Kusebut
Ini
adalah cerita tentang aku yang masih terpikat dalam manteramu
Seperti
ilalang di padang yang selalu merindukan angin
Tidak
lelah walaupun tak pernah mampu untuk menahan tangkainya, ketika angin datang
Ia
tersipu malu dan menunduk dengan senyum kecil terukir pada liukannya
Aku
memesannya dengan suka cita
Kau
adalah lirik pada lagu rindu yang terus kugubah meski dengan nada sumbang
Aku
masih mencintaimu
Entahlah
mungkin besok pagi,
Biar
malam yang memutuskan untukku
Sepenggal
cerita yang kau tuliskan untukku
Sekeping
kenangan yang sengaja kau tinggal untukku
Aku
menelannya dengan senyuman
Aku
masih mencintaimu
Entahlah
mungkin besok pagi
Somewhere - pada senja kesekian
-01.jpeg)
Comments
Post a Comment